Ganjar Pranowo Turnamen Voli Brebes
Berita Voli

Soal Turnamen Voli Brebes Yang Viral, Ini Kata Gubernur Jateng

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Provinisi Jawa Tengah (Jateng) akhirnya buka suara terkait dengan Turnamen Voli Brebes yang sempat viral dan jadi buah bibir masyarakat.

Seperti diketahui, baru-baru ini memang sempat digelar Turnamen Voli tahunan di sebuah sekolah di Kabupaten Brebes.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dari Turnamen tersebut, namun mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung, maka harus mendapat izin dari pihak kepolisian setempat.

Selain itu, setiap orang yang terlibat dalam turnamen itu wajib mentaati protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak.

Nah, masalahnya Turnamen tersebut dihadiri oleh seribuan penonton dan ironisnya mereka tidak mematuhi aturan jaga jarak. Bahkan, seorang wartawan sempat mengaku bahwa dia dilarang pihak panitia untuk merekam turnamen tersebut.

Alhasil, pihak kepolisian setempat juga bekerja sama dengan Anggota TNI langsung membubarkan turnamen tersebut.

Setelah sempat Viral dan jadi buah bibir masyarakat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya angkat bicara.

PIHAK SEKOLAH TIDAK TERLIBAT

Dia menerangkan bahwa Sekolah yang menjadi tempat berlangsungnya turnamen tersebut sudah dihubungi secara langsung. Namun, ternyata pihak sekolah bukan penyelenggara kompetisi, alias hanya meminjamkan atau menyewakan tempat saja.

“Saya udah minta bahwa kemarin dinas pendidikan saya minta untuk cek, ternyata bukan sekolahnya yang menyelenggarakan tapi hanya pinjam tempat,” Kata Ganjar Pranowo.

Lebih lanjut, Ganjar Pranowo menerangkan bahwa sebenarnya pihak berwajib bisa saja memberikan teguran halus.

HARUSNYA BISA DIBERIKAN TEGURAN HALUS

Akan tetapi, memang sempat ada penolakan dari pihak panitia atau penyelenggara, sehingga diturunkanlah Anggota Kepolisian dan TNI untuk membubarkan turnamen tersebut.

“Sebenarnya kita juga bisa melakukan pendekatan, kita ngomong aja bahwa kerumunan itu masih berbahaya tolong jangan dilakukan, itu aja. Tapi tindakan cepat dari pemkab, kepolisian, menurut saya ini bagus,” tambahnya.

Memang, sempat ada penjelasan dari ketua panitia penyelenggara turnamen tersebut bahwa mereka tidak meminta izin kepada pihak kepolisian lantaran turnamen ini memang sudah rutin dilakukan setiap tahun.

error: