Polisi Gerebek Kompetisi Bola Voli di Palangka Raya Kalteng
Berita Voli

Polisi Gerebek Kompetisi Bola Voli di Palangka Raya, Kalteng

Tak lama berselang setelah viralnya turnamen Bola Voli di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah muncul lagi sebuah kompetisi di daerah Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang pada akhirnya dibubarkan pihak Kepolisian setempat.

Hanya saja, berbeda dengan kasus turnamen Voli di Jateng, kali ini indikasinya bukan hanya soal izin atau pelanggaran protokol kesehatan, tapi juga terkait indikasi adanya perjudian pada kompetisi tersebut.

BERLANGSUNG SAMPAI DINI HARI

Yang lebih mencurigakan lagi, pertandingan bola voli itu berlangsung sampai waktu dinihari. Jelas, hal tersebut membuat warga sekitar merasa terusik, alhasil mereka melaporkan kepada pihak berwajib.

Warga menduga adanya praktek perjudian di kompetisi Voli tersebut, pasalnya yang datang tidak hanya berasal dari daerah Palangka Raya saja, tapi dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Kapolresta Palangka Raya menjelaskan beberapa poin yang dianggap membuat kompetisi bola voli itu melanggar aturan yang ada. Termasuk salah satunya tentang izin dan melanggar aturan Protokol kesehatan seperti berkerumun dan tidak mengenakan masker.

“Kita tanyakan dari pihak satgas tidak ada izin kegiatan untuk olahraga kelompok yang ramai seperti ini,” beber mantan Kapolresta Palangka Raya itu.

Sedangkan, terkait dengan laporan adanya indikasi praktik perjudian dalam kompetisi tersebut, pihak kepolisian sempat menahan wasit pertandingan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Namun, wasit yang diketahui bernama alias Ubut tersebut mengaku sama sekali tidak tahu. Dirinya hanya diminta untuk memimpin pertandingan voli seperti biasa.

KOMPETISI TETAP DIBUBARKAN

Terlepas dari ada atau tidaknya praktik perjudian dalam kompetisi tersebut, pihak kepolisian tetap membubarkannya. Mereka dilarang menggelar kompetisi serupa selama belum mendapat izin resmi dari pihak terkait.

“Kita kordinasikan dan akan kita tutup total kalau dia tidak mematuhi prokes dan membuat resah warga setempat. Dan kami akan bertindak tegas apabila masih mengulangi perbuatan ini,” pungkasnya.

Apalagi, warga sekitar tempat berlangsungnya kompetisi Voli itu juga merasa cukup terganggu dengan keramaian dan kegaduhan yang disebabkan.

error: