Papua Kembali Tegaskan Tak Ada Tuan Rumah Pendamping di PON 2021
Info Turnamen

Papua Kembali Tegaskan Tak Ada Tuan Rumah Pendamping di PON 2021

Pihak KONI Papua meminta semua pihak menghormati keputusan Presiden terkait dengan dicoretnya 10 cabang olahraga di ajang Pekan Olahraga Nasional 2021 mendatang.

Tak hanya itu, Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya menyatakan tuan rumah PON 2021 hanyalah Bumi Papua, tidak ada tuan rumah pendamping lainnya.

Karena itu, yang bersangkutan lantas meminta provinsi lainnya agar menyudahi terbit usaha mereka mempertahankan 10 Cabor yang telah dicoret dari PON 2021 nanti.

Adapun, 10 Cabor tersebut antara lain adalah balap sepeda, tenis meja, bridge, gateball, ski air, boling, dansa, petanque, woodball, dan golf.

“PON XX tahun 2021 itu hanya akan digelar di Bumi Cenderawasih, tidak ada provinsi lain. Semua pihak harus hormati keputusan presiden,” kata Kenius dalam laman resmi PON, Kamis.

PERINTAH LANGSUNG DARI PRESIDEN

Kenius melanjutkan bahwa Presiden Joko Widodo menghapus 10 Cabang olahraga tersebut karena memang menyesuaikan kemampuan dari Papua sebagai tuan rumah penyelenggara PON 2021 mendatang.

“Bukan kami yang minta dikurangi, tetapi dalam rapat terbatas dengan presiden, gubernur Papua meminta penambahan anggaran pembangunan infrastruktur, tetapi presiden perintahkan untuk mengurangi cabang olahraga”

“pengurangan cabor pun kami melakukan koordinasi dengan semua pihak,” Lanjutnya.

Tapi memang, para pengurus 10 Cabang Olahraga tersebut terus berusaha agar cabor mereka tetap dilombakan di papua nanti.

Pengurus Besar Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI), misalnya, bahkan telah melobi Menpora Zainudin Amali untuk membantu cabang olahraga balap sepeda bisa dimainkan di Papua.

Harapan dari PB ISSI adalah agar para atlet mereka tetap bisa berkompetisi di ajang PON 2021 nanti, pasalnya para atlet sudah mempersiapkan diri untuk ajang ini.

Ya memang, keputusan ini banyak menuai kontra, mengingat ada 10 Cabor yang telah dicoret.

TUJUAN YANG BERBEDA

Tapi Kenias sendiri menegaskan bahwa tujuan awal dari Pekan Olahraga Nasional bukan untuk prestasi, tapi mempererat persatuan dan kesatuan anak bangsa.

“Tujuan PON ini kan mempererat persatuan dan kesatuan anak bangsa Indonesia, kalau hanya soal prestasi itu bukan tujuan kita,” pungkas dia.

error: