Gara-Gara Berhijab, Gadis Ini Didiskualifikasi Dari Turnamen Voli AS
Berita Voli

Gara-Gara Berhijab, Gadis Ini Didiskualifikasi Dari Turnamen Voli AS

Baru-baru ini, Warga Tennesse, Amerika Serikat dihebohkan dengan ‘diusir’nya seorang gadis bernama Najah Aqeel dari kompetisi Bola Voli hanya karena mengenakan hijab.

Sebagai informasi, Najah sendiri adalah seorang siswi kelas sembilan di Valor Collegiate Academies di Nashville, Tennessee, AS. Awalnya dia bersiap untuk tampil bersama dengan tim bola voli baru dalam sebuah kompetisi Voli di Daerah tersebut.

Namun, tiba-tiba saja Najah didiskualifikasi dari kompetisi tersebut. Wasit yang memimpin jalannya pertandingan mengatakan bahwa Najah telah melanggar peraturan yang ditetapkan National Federation of State High School Associations (NFHS).

Perlu diketahui, NFHS sendiri merupakan badan nasional yang menulis peraturan untuk berbagai olahraga di sebagian besar sekolah menengah. Tak lain, pelanggaran yang dilakukan Najah adalah cara berpakaiannya, karena dia menggunakan hijab.

Saat itu, Wasit memberitahu kepada Najah dan pelatihnya bahwa untuk tetap bisa bermain dengan menggunakan Hijab, butuh izin khusus dari otoritas terkait.

MERASA DIBERLAKUKAN TIDAK ADIL

Najah sendiri tampak menangis setelah mendengar keputusan dari wasit bahwa dia telah didiskualifikasi. Dia tidak merasa tersinggung, hanya saja dia menangis karena merasa tidak diberlakukan secara adil.

“Saya menangis, bukan karena saya terluka. Saya menangis karena saya marah. Saya hanya berpikir itu tidak adil,” kata Najah yang dikutip di HuffPost.

Ibu Najah, Aliya Aqeel juga ikut sedih melihat putrinya diberlakukan tidak adil seperti itu.

“Anak saya menangis. Dia kesal dan saya adalah ibu yang seperti, ‘Tidak. Kamu tidak bisa membuatnya menangis’. Ini adalah ketidakadilan, dan itu karena agamanya. Itu (diskualifikasi) karena jilbabnya,” kata Aliya.

PIHAK SEKOLAH JUGA KECEWA

Pihak Sekolah melalui Juru bicaranya mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. Mereka mengaku baru mendengar aturan ini, padahal di tahun-tahun sebelumnya ada banyak siswi yang bermain dengan mengenakan hijab.

“Sebagai departemen atletik, kami sangat kecewa karena kami tidak mengetahui aturan ini atau sebelumnya diberitahu tentang aturan ini dalam tiga tahun kami sebagai sekolah anggota TSSAA”

“Kami juga kecewa karena aturan ini telah diberlakukan secara selektif yang dibuktikan dengan fakta atlet pelajar sebelumnya pernah berkompetisi sambil mengenakan jilbab,” kata Cameron Hill, direktur Atletik di Valor Collegiate Academies.

error: